Saturday, May 16, 2020

SOLUSI MENYUSUN TESIS DAN DISERTASI MELALUI BUKU MANAJEMEN PENELITIAN PENGEMBANGAN (RESEARCH & DEVELOPMENT)



Dr. Budiyono Saputro, M.Pd
Dosen Tadris IPA IAIN Salatiga
Penulis Buku Manajemen Penelitian Pengembangan



Buku Manajemen Penelitian Pengembangan ini saya tulis berdasarkan pengalaman selama menyusun disertasi dan selama membimbing mahasiswa dalam menulis tesis. Faktual dilapangan masih ditemukan mahasiswa semester akhir jenjang Strata dua (S2) dan Strata tiga (S3) yang merasakan kegalauan dalam penyusunan tesis dan disertasi. Senada dengan pengalaman penulis dalam membimbing tesis, masih terdapat mahasiswa yang mengalami kebingungan dalam menyusun proposal penelitian, instrumen penelitian, melaksanakan penelitian dan menentukan output penelitian, khususnya penelitian pengembangan (Research & Development). Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa jenjang Sarjana (S1), Magister (S2) dan program doktoral (S3)  memiliki tujuan agar mendapatkan output sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian penelitian perlu dilakukan manajemen yang profesional. Buku Manajemen Penelitian Pengembangan (Research & Development) merupakan solusi bagi mahasiswa yang sedang melakukan penelitian pengembangan (Research & Development). Buku ini secara garis besar  berisi pra-perencanaan penelitian, perencanaan penelitian, pelaksanaan penelitian, dan penyusunan laporan penelitian, serta publikasi penelitian.  Buku ini juga memberikan panduan, prosedur serta contoh bagi mahasiswa yang sedang menyusun tesis dan disertasi dari pengalaman penulis yang pernah lakukan. 

INOVASI TEMPE NAGA BETON SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF BERKARBOHIDRAT, VITAMIN C & BERNILAI EKONOMIS



Dr. Budiyono Saputro, M.Pd
Dosen Tadris IPA IAIN Salatiga
Penemu TEMPE NAGA BETON



NAGATON merupakan akronim yang saya buat dari TEMPE NAGA BETON. Ide asli inovasi NAGATON ini adalah murni dari pemikiran dan mini riset yang saya lakukan. Awal ide ini berasal dari keinginan diri saya yang bermaksud menurunkan berat badan. Keinginan itu saya wujudkan dengan membuat makanan alternative yaitu NAGATON. Personil yang telah membantu saya dalam mini riset ini adalah keluarga (Isteri dan anak), dosen (Bu Isna) dan beberapa mahasiswa Tadris IPA (Jilan dan Yanto), Guru SMP Muhammadiyah Plus Salatiga (Pak Iwan) Serta Mbak Pur Magelang. Inovasi NAGATON ini pernah dikompetisikan dalam ajang lomba KRENOVA tingkat kota Salatiga dan tingkat provinsi Jawa Tengah oleh peneliti dan SMP Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Selain itu juga saya perkenalkan dalam pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Mahasiswa KKN IAIN Salatiga di Desa Bateh Kec. Candimulyo Kab. Magelang pada Tahun 2019 dan 2020. Secara umum orang lebih banyak mengkonsumsi buah nangka daripada biji nangka. Biji nangka mudah didapatkan di desa maupun di kota. Buah naga mudah tumbuh dimana mana. Tujuan inovasi ini adalah mengolah biji nangka yang dibuang atau tidak terpakai, menyediakan makanan diet alternatif pengganti nasi dan menggiatkan wirausaha.
Cara Pembuatan
          BAHAN
         Beton nangka ½ Kg
         Buah naga ½ irisan
         Ragi tempe 1 sendok makan
          ALAT
         Plastik bening ½ kg an
         Pisau
         Mangkuk/piring
         Loyang untuk pengeringan
         Saringan
Cara Kerja
          Rebus beton nangka kurang lebih 30 menit
          Kupas kulit arinya
          Iris beton nangka agak tipis
          Lembutkan buah naga ½ irisan kemudian saring bijinya
          Campurkan irisan nangka dan air buah naga secara merata
          Jemur/oven hasil campuran kurang lebih 1 jam sampai mengering
          Tambahkan ½ sendok makan ragi tempe aduk sampai merata
          Masukkan ke dalam plastik bening/ daun jati/daun pisang tutup rapat.
          Lubangi kecil- kecil plastik bening kemudian selimuti dengan kain bersih,tunggu 1 sampai 3 hari.
 Hasil
Hasil Uji Laboratorium Tentang kandungan TEMPE NAGA BETON
Hasil riset NAGATON dapat peneliti diskripsikan bahwa TEMPE NAGA BETON memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.       Warna putih keunguan dan terlihat menarik
2.       Pewarna alami dari buah naga
3.       Kandungan karbohidat tinggi 38,62% per 100gr
4.       Kandungan vitamin C 0,32% per 100gr
Hasil uji laboratorium dan perbandingan hasil uji laboratorium seperti tabel 1 dan 2.
Tabel 1. Hasil Uji Laboratorium Tentang kandungan TEMPE NAGA BETON

Nama Produk
Kandungan
Hasil Uji
Cara Uji
Tempe naga beton
Protein % (b/b)
Lemak % (b/b)
Karbohidrat % (b/b)
Vitamin C % (b/b)
4,56
7,04
38,62
0,32
SNI 01-2891-1992
SNI 01-2891-1992
SNI 01-2891-1992
Titrimetri
Sumber: 
Tabel 2. Perbandingan Hasil Uji Laboratorium TEMPE NAGA BETON dengan TEMPE KEDELAI
No
Kandungan
Tempe Naga Beton
Tempe Kedelai
1
Karbohidrat
38,62 %
13,5%
2
Lemak
7,04 %
8,8 %
3
Protein
4,56 %
20,8 %
4
Vitamin C
0,32 %
Tidak terdapat

Kesimpulan
Tempe naga beton memiliki tampilan menarik dengan kandungan karbohidrat tinggi sehingga bisa dijadikan alternatif sebagai makanan diet rendah lemak yang dapat bernilai ekonomis karena masyarakat dapat membuat sendiri.

Produk Dampingan:
Produk Inovasi yang berkaitan dengan buah naga:
          Naga tea (teh buah naga)
          Puding naga
Produk Inovasi olahan makanan buah durian : Ampyang Pongge (Juara Harapan II dalam Festival Olahan makanan durian Kec. Candimulyo Kab. Magelang).

Jika ingin memproduksi massal silakan hub saya untuk klinik pembuatannya

Materi Penyuluhan dan Pelatihan TEMPE NAGATON: 
https://docs.google.com/document/d/1otes3kb324OGQphQJmYwxENOtWGe_J3rJ1W9-CFWeFg/edit?usp=sharing
Selamat mencoba.

KIAT MENULIS ARTIKEL ILMIAH PADA JURNAL NASIONAL & INTERNASIONAL BEREPUTASI




Dr. Budiyono Saputro, M.Pd
Dosen IAIN Salatiga
International Editorial Board Member 
Journal for the Education of Gifted Young Scientists
Jurnal Internasional Bereputasi Scimago JR Indx.Scopus 


Dosen dan Mahasiswa sebagai sumber publikasi ilmiah (Tri Dharma Perguruan Tinggi). Publikasi merupakan siklus bagi peneliti untuk memperkenalkan hasil penelitian ke masyarakat. Publikasi juga dapat memberikan pengakuan dan penghargaan bagi peneliti. Era milenial akses publikasi elektronik semakin terbuka  Mari kita mengukur posisi dan keberadaan publikasi diri kita “Bagaimana perjalanan publikasi saya?”
  1. Saya baru berpikir untuk menulis.
  2. Saya baru mendapatkan ide menulis.
  3. Saya baru memulai menulis.
  4. Saya masih dalam tahap menulis.
  5. Saya baru finishing artikel
  6. Saya baru submit artikel
  7. Saya sedang menunggu hasil review.
  8. Saya baru dapat pemberitahuan diterima
  9. Lainnya?
Nah, setelah mengetahui posisi kita masing-masing. Saya akan berbagi materi kiat untuk menulis sebagai strategi dalam publikasi pada jurnal nasional dan internasional. Adapun garis besar materi adalah sebagai berikut:
1.       Pendahuluan
2.       Kebijakan Publikasi Ilmiah
3.       Klasifikasi dan Kriteria Jurnal
4.       Mengapa Harus Publikasi
5.       Delapan Kunci subtansi Artikel
6.       Kebijakan Internasionalisasi Jurnal
7.       Alasan Penolakan Artikel


JAWABAN PERTANYAAN KOLEGA, MAHASISWA DAN SEJAWAT


Dr. Budiyono Saputro, M.Pd
Penemu Tempe Naga Beton
Pencipta Lagu Maju Bersama Tadris IPA


Tulisan ini saya tulis karena permintaan dari sahabat, kolega, mahasiswa dan sejawat. Inti dari pertanyaan mereka adalah diantaranya sebagai berikut: (1) kapan waktu saya menulis?, (2) kapan waktu tidurnya? (3) dari mana dapat ide menulis dan inovasi?, (3) bagaimana kiat sukses? dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya. 
Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah berdasar pada Hablumminallah dan Hablumminannas. Berdoa dengan memohon kepada Allah swt dan menjalankan perintahNYA serta menjauhi segala laranganNYA, berbakti terhadap orangtua serta menyayangi keluarga dan berbuat baik terhadap sesama menjadi faktor penting untuk dilakukan. Faktor penting lainnya adalah manajemen waktu dan melakukan apa yang bisa dilakukan satu persatu sampai selesai, tanpa ada rasa paksaan. Membudakan menulis setiap hari karena jika berhenti akan sulit untuk menumbuhkan keinginan untuk menulis lagi. Berpikir positive setiap tulisan dapat bermanfaat baik untuk diri maupun orang lain yang membutuhkannya. Berkomunikasi dengan orang yang suka menulis atau orang yang memiliki semangat menulis yang telah diwujudkan dalam sebuah karya, baik itu artikel, cerpen, buku maupun laporan penelitian yang telah terpublikasi. Rajin membaca (buku, artikel, majalah dan karya ilmiah lainnya), karena dengan membaca dapat menambah wawasan bahkan dapat menumbuhkan ide yang inovatif. Semoga bermanfaat buat para pembaca dan selamat berkarya, semoga Allah swt selalu memberikan kemudahan dan perlindungan bagi kita semua.Aamiin

Friday, May 15, 2020

AWARD SEBUAH FAKTUALISASI GIAT MENULIS

Dr. Budiyono Saputro, M.Pd
Dosen Tadris IPA IAIN Salatiga
Ketua Asosiasi Dosen Tadris IPA Indonesia

Menulis merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi setiap orang, karena dengan menulis akan dapat mendokumentasikan apa yang telah dilakukan baik itu pengalaman, kisah hidup, penelitian, pengabdian masyarakat dan masih banyak lagi kegiatan sesuai dengan keinginan penulis. Menulis membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Untuk membangunkan dormansi menulis membutuhkan energi yang ekstra, namun begitu sudah timbul semangat menulis, maka tak ingin rasanya berhenti menulis. Bagaimana kiat supaya menjaga konsistensi dalam menulis tidak bersifat “angin-anginan”? maka semua kembali kepada diri kita sendiri. Jika menulis merupakan sebuah kebutuhan untuk berbagi ilmu, pengalaman dan dapat memberikan solusi bagi sesama, maka akan tumbuh keinginan selalu melakukannya. Menulis dengan hati terintegrasi pendekatan saintifik, maka dapat melahirkan karya yang monumental yang dapat bermanfaat bagi siapa saja. Beberapa kisah menulis yang pernah saya lakukan dan membuahkan beberapa award baik tingkat nasional maupun internasional secara berkelanjutan dapat disimak di blog saya ini. Adapun award yang pernah saya raih adalah sebagai berikut.
  1. Tahun 2015: Penerima apresiasi Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI kategori dosen berprestasi peraih ekspose karya ilmiah internasional
  2. Tahun 2016, 2018 dan 2019: reviewer hibah penelitian, publikasi ilmiah & PKM Diktis
  3. Tahun 2017: pencipta lagu maju Bersama tadris IPA
  4. Tahun 2017: excellent internasional commitee award by aid conference Malaysia
  5. Tahun 2018: Most Proactive internasional commitee award by aid conference Malaysia
  6. Tahun 2019: Outstanding internasional commitee award by aid conference Malaysia
  7. Tahun 2019: 25 Peneliti Terbaik Nasional Kementerian Agama RI
  8. Tahun 2020: Best internasional commitee award by aid conference Malaysia
  9.  Tahun 2020: Penulis dalam buku himpunan anekdot aksara inspirasi Malaysia
  10. Tahun 2020: Narasumber tadarus litapdimas
  11.  Tahun 2020: Seminar Nasional on line



Prof. Dr. Budiyono Saputro, S.Pd., M.Pd  Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan IPA IAIN Salatiga Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd resmi dik...